MORO, 14 Agustus 2026 — Babinsa Desa Nyiur Permai Koramil 02/Moro, Sertu Guslim, mewakili Danramil 02/Moro menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 di halaman SD Negeri 002 Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Jumat (14/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah, TNI-Polri, pembina Pramuka, dan peserta didik dalam momentum memperkuat karakter generasi muda.
Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Camat Moro Andri Winarta, Kapolsek Moro AKP M. Jamil, perwakilan Kacabjari Moro, Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Moro Azhar Dana, serta para pembina Pramuka turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sertu Guslim mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus membangun komunikasi dengan unsur pemerintahan dan pembina Pramuka. Kehadirannya menjadi bagian dari pembinaan teritorial Koramil 02/Moro dalam mendukung kegiatan positif bagi generasi muda.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk menguatkan kembali nilai disiplin, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, dan cinta tanah air. Nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Semangat Pramuka harus terus dipelihara karena di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan pengabdian yang sangat penting bagi generasi muda,” ujar Sertu Guslim.

Ia juga mendorong para peserta didik dan anggota Pramuka agar menjadikan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar bekerja sama dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pendidikan dan kepemudaan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, sekolah, dan organisasi kepramukaan di wilayah Moro.
Bagi Koramil 02/Moro, pembinaan generasi muda merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan wilayah dari lingkungan pendidikan dan masyarakat. Karena itu, Babinsa terus didorong untuk hadir dalam kegiatan yang memberi dampak positif bagi warga binaannya.
Upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Momentum tersebut diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda Moro yang disiplin, mandiri, tangguh, serta memiliki rasa cinta tanah air.






