KARIMUN – Kesulitan memperoleh pekerjaan di perusahaan tak boleh mematahkan semangat warga. Pesan itu disampaikan Babinsa Kelurahan Sungai Raya, Koramil 01/Balai, Kodim 0317/TBK, Sertu M. Rapit, saat menemui Yasir, warga RT 01/RW 03 Bukit Permai, Kelurahan Sungai Raya, Kabupaten Karimun, Senin (26/10/2026).
Dalam komunikasi sosial yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut, Rapit mendengarkan persoalan yang dihadapi Yasir terkait sulitnya mendapatkan pekerjaan, khususnya untuk bisa diterima bekerja di perusahaan. Ia kemudian mendorong warga binaannya agar tidak menyerah dan tetap berusaha mencari peluang lain.
Rapit mengingatkan bahwa kesempatan bekerja tidak hanya terbatas pada satu perusahaan atau jenis pekerjaan. Menurut laporan kegiatan, ia menyarankan Yasir untuk terus bersemangat dan terbuka terhadap berbagai peluang kerja yang tersedia.
“Jangan putus asa. Tetap semangat mencari pekerjaan lain yang bisa dilakukan,” demikian pesan motivasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk memahami persoalan yang dihadapi warga secara langsung. Melalui komunikasi yang terbuka, aparat kewilayahan dapat mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral ketika warga menghadapi kesulitan.
Sulitnya memperoleh pekerjaan dapat menjadi beban bagi masyarakat yang sedang berupaya memenuhi kebutuhan hidup. Karena itu, semangat untuk terus mencari kesempatan dan mempertimbangkan pilihan pekerjaan lain menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi situasi tersebut.
Kegiatan komsos juga memperkuat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran aparat teritorial tidak hanya berkaitan dengan pemantauan kondisi wilayah, tetapi juga membangun komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Sertu M. Rapit mendorong warga Sungai Raya agar tetap optimistis, aktif mencari kesempatan, dan tidak berhenti berusaha ketika menghadapi hambatan dalam memperoleh pekerjaan.
Baca Juga: Danpos Durai Dampingi Peninjauan Tanggul, Dua Desa di Durai Masuk Rencana Normalisasi





