Ada sebuah keajaiban kecil yang sampai hari ini masih saya rasakan. Keajaiban itu bernama menulis. Dulu saya menulis hanya karena suka. Saya menulis di blog karena ingin berbagi pengalaman sebagai guru, ingin menyimpan cerita perjalanan hidup, dan ingin meninggalkan jejak digital yang bisa dibaca kembali oleh siapa saja.
Baca Juga: Babinsa Sanglar Sosialisasikan Penerimaan TNI AD kepada Nelayan
Saya tidak pernah menyangka, kebiasaan sederhana itu kemudian membawa saya ke banyak tempat, bertemu banyak orang, melahirkan buku, diundang menjadi narasumber, bahkan sampai tampil di layar kaca.
Begitulah kisah Omjay. Atau kalau sekarang dipanggil cucu-cucu, Kakek Jay.
Saya sering tersenyum sendiri ketika mengingat perjalanan itu. Dulu saya hanyalah seorang guru yang senang menulis di blog. Sekarang, ketika mengetik nama “Wijaya Kusumah” atau “Kisah Omjay” di mesin pencari, muncul begitu banyak tulisan, foto, dan jejak kegiatan yang pernah saya lakukan. Padahal, dahulu nama saya nyaris tidak ditemukan di Google.
https://www.kompasiana.com/omjaylabs/6abef743ed641556251a09f1/saya-hanya-guru-yg-suka-ngeblog-mengapa-akhirnya-bisa-tampil-di-televisi





