KARIMUN – Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam personel Koramil 04/Tebing bersama 100 peserta di Pantai Indah, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI sekaligus langkah konkret menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi.
Sejak kegiatan dimulai sekitar pukul 11.15 WIB, personel Koramil 04/Tebing bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, mahasiswa, Pramuka, Persit dan warga bergerak menanam bibit mangrove di kawasan pantai.
Tidak kurang dari 100 peserta terlibat. Mereka berasal dari berbagai unsur, termasuk enam personel Koramil 04/Tebing, enam personel TNI AL, tujuh personel Brimob, enam personel Kompi B Yonif 136/Tuah Sakti, 11 anggota Pramuka, serta 22 masyarakat.
Penanaman dilakukan sebagai upaya memperkuat vegetasi pesisir sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem pantai. Mangrove memiliki peran penting dalam membantu menahan abrasi dan menjadi habitat berbagai biota pesisir.
Salah satu personel Koramil 04/Tebing yang terlibat dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa penanaman mangrove harus dilanjutkan dengan kepedulian untuk merawatnya.
“Menanam mangrove bukan hanya tentang menempatkan bibit di tanah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan merawatnya agar dapat tumbuh serta memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Bupati Karimun, Dandim 0317/TBK, Danlanal Karimun, Kapolres Karimun, Ketua DPRD Karimun, Kajari Karimun, pemerintah Desa Pangke, unsur Yonif 136/Tuah Sakti, Brimob, Subdenpom, organisasi masyarakat, mahasiswa, Persit dan masyarakat.
Kolaborasi lintas unsur itu menunjukkan bahwa perlindungan pesisir tidak dapat dilakukan sendiri. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar upaya penghijauan yang dilakukan hari ini memberi manfaat dalam jangka panjang.
Sekitar pukul 12.05 WIB, seluruh rangkaian penanaman 1.000 bibit mangrove selesai. Kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Bagi Koramil 04/Tebing, aksi tersebut bukan sekadar agenda memperingati HUT TNI ke-81, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan dan ketahanan kawasan pesisir Kabupaten Karimun.
Baca Juga: Dari Sertifikat Rumah Bu Betti hingga Air Mata Omjay: Kisah OTN 1 – OTN 8





