Langsung ke konten
Terkini
Terkini

353 guru ikut PM Koding dan Kecerdasan Artifisial di Labschool UNJ

September 17, 2026
0 1,014

353 Pendidik DKI Jakarta Belajar Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial: Guru Tidak Boleh Berhenti Belajar

Jakarta kembali menjadi ruang belajar bagi para pendidik. Sebanyak 353 peserta mendapat tugas mengikuti Pelatihan Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Berbasis Kelompok Kerja Angkatan 3 Siklus 2 Tahun 2026.

Baca Juga: AI Bisa Menulis dalam 10 Detik, Lalu Apa Gunanya Guru Menulis?

Ada satu hal yang selalu menarik dari dunia pendidikan: ketika teknologi berkembang begitu cepat, guru justru dituntut untuk semakin rajin belajar. Bukan karena guru harus menjadi manusia paling hebat dalam menguasai teknologi, tetapi karena guru memiliki tanggung jawab untuk memastikan teknologi benar-benar digunakan untuk memperkuat proses belajar peserta didik.

 

Hal itulah yang terasa dalam Surat Tugas Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0576/KG.11.00 tentang peserta Pelatihan Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Berbasis Kelompok Kerja Angkatan 3 Siklus 2 Tahun 2026. Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat BGTK DKI Jakarta Nomor 0858/B/B7.27/PP.01.03/2026 tertanggal 25 Agustus 2026.

 

Yang menarik, pelatihan ini bukan hanya berbicara mengenai teknologi. Ada dua kata penting yang perlu diperhatikan, yaitu Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial. Keduanya menunjukkan bahwa perubahan pendidikan tidak cukup dilakukan dengan memasukkan perangkat digital ke ruang kelas. Guru tetap membutuhkan pemahaman pedagogis agar teknologi yang digunakan memiliki tujuan pembelajaran yang jelas.

 

Surat tugas tersebut mencantumkan 353 peserta. Mereka berasal dari berbagai kelompok kerja dan satuan pendidikan di lingkungan DKI Jakarta. Daftar tersebut melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang serta kelompok kerja, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, MGMP, MKKS, MKPS, hingga kelompok kerja lainnya. Peserta terakhir dalam daftar adalah nomor 353, Rudy Trisno.

Di balik setiap nama ada seorang guru, kepala sekolah, pengawas, atau pendidik yang membawa pengalaman dari sekolahnya masing-masing. Mereka datang dengan persoalan yang berbeda, karakter peserta didik yang berbeda, fasilitas yang berbeda, dan pengalaman teknologi yang berbeda pula. Karena itu, pelatihan berbasis kelompok kerja menjadi penting. Guru tidak hanya belajar dari narasumber, tetapi juga dapat belajar dari pengalaman rekan-rekan sesama pendidik.

 

Kegiatan PM KKA di Labschool UNJ/dokpri

Kegiatan PM KKA di Labschool UNJ/dokpri

Guru Belajar, Sekolah Ikut Bergerak

Pelatihan dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan, yaitu pukul 08.00–15.30 WIB. Ada ketentuan penting dalam surat tugas tersebut: setiap sekolah harus memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung selama guru mengikuti kegiatan pelatihan. Karena itu, sekolah diminta menyiapkan guru pengganti.

 

Ketentuan ini sederhana, tetapi maknanya besar.

 

Guru memang harus belajar, tetapi peserta didik juga tidak boleh kehilangan haknya untuk mendapatkan pembelajaran. Artinya, pengembangan kompetensi guru dan keberlangsungan pembelajaran di sekolah harus berjalan bersama.

 

Di sinilah manajemen sekolah memiliki peran penting. Pelatihan guru bukan kegiatan yang berdiri sendiri. Ketika seorang guru meninggalkan kelas untuk mengikuti pelatihan, sekolah harus memiliki sistem yang memungkinkan peserta didik tetap mendapatkan layanan pembelajaran.

 

Dengan demikian, budaya belajar bukan hanya menjadi tanggung jawab guru secara individual. Sekolah juga perlu menjadi organisasi pembelajar.

 

Dari Koding Menuju Cara Berpikir

 

Koding sering kali dipahami sebatas menulis baris-baris program. Padahal, dalam pendidikan, koding dapat menjadi pintu masuk untuk melatih cara berpikir sistematis.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.

Berita Berikutnya