KUNDUR – Anak-anak TK Islam Terpadu Cahaya Hati di Kecamatan Kundur mendapat edukasi langsung tentang pemadam kebakaran melalui kegiatan yang digelar Danramil 03/Kundur bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar), Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini mengenalkan tugas petugas Damkar sekaligus menanamkan pemahaman tentang keselamatan dan pencegahan kebakaran sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan peran petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat. Pengenalan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas agar anak-anak lebih memahami pentingnya kewaspadaan terhadap api serta perlunya mengikuti arahan orang dewasa ketika menghadapi keadaan berbahaya.
Baca Juga: Serka Arifin Sosialisasikan Penerimaan TNI AD kepada Warga Teluk Air
Kehadiran Danramil bersama tim Damkar juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat, termasuk melalui lingkungan pendidikan anak usia dini.
Edukasi semacam ini memiliki nilai penting karena pemahaman tentang bahaya kebakaran perlu dibangun sejak dini. Dengan mengenal tugas petugas Damkar, anak-anak diharapkan tidak hanya mengetahui profesi tersebut, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan.
Di wilayah binaan yang sama, Babinsa Desa Sungai Ungar, Sertu Abdul Latib Sinaga, turut melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat dan staf desa. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB di Kantor Desa Sungai Ungar, Dusun 5, RT 01/RW 01, Kecamatan Kundur.
Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan Babinsa terhadap pelayanan masyarakat, khususnya dalam membantu warga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.
Sementara itu, laporan situasi Koramil 03/Kundur pada Kamis (29/10/2026) menyebutkan bahwa wilayah Kecamatan Kundur, Kuta, Kuba, Ungar, dan Belat berada dalam kondisi aman dan terkendali hingga pukul 12.00 WIB.
Namun, kondisi lingkungan tetap perlu diperhatikan. Hujan ringan diperkirakan terjadi pada pagi dan siang hari, sedangkan kabut asap yang dilaporkan berasal dari kebakaran hutan di Kalimantan menyebabkan jarak pandang berkisar 7–8 kilometer.

Melalui edukasi keselamatan dan pendampingan pelayanan kesehatan, Koramil 03/Kundur terus menjalankan pembinaan teritorial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan keselamatan hingga kepedulian terhadap kesehatan warga.





